Rabu, 14 Desember 2011

Tutorial Likok Pulo


Tari likok pulo atau Tari Saman ditarikan pada saat menyambut tamu kerajaan atau tamu kehormatan. Dulunya semua tari yang berasal dari Aceh hanya ditarikan oleh laki-laki, namun saat ini telah mengalami modifikasi dan improvisasi sehingga ditarikan juga oleh perempuan, tapi tidak pernah campur laki-laki dan perempuan dalam satu tarian.
Isi dari kebanyakan syair dalam tarian likok pulo adalah puja dan puji kepada Allah SWT, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, kisah-kisah penuh hikmah serta nasihat kepada seluruh penonton. Pada tari likok pulo ini gerakan yang ditarikan berfokus pada tangan, gelengan kepala dan ditarikan secara duduk. Gerakan yang ditarikan menggambarkan fenomena sehari-hari, seperti gelombang laut, salam-salaman dan fenomena lainnya.
Kecepatan gerakan penari harus mengikuti irama syair yang didendangkan oleh seorang ‘syech’. Jumlah penari bersifat tentative, namun minimal berjumlah 8 orang dan  bisa mencapai 14 orang. Gerakan tari dibagi menjadi genap dan ganjil, penari genap yaitu yang berada pada hitungan genap begitu juga ganjil, ada pada saat-saat tertentu gerakan tari genap dan ganjil berbeda.

                    Hai aneuk nyoe
Lahem hai adoe e………. Salamu’alaikum     (Allah)
Lahem hai adoe e………. Jame baro trok      (Allah)
Lahem hai adoe e………. Tamong jak piyoh (Allah)
Lahem hai adoe e………. Duek ateuh tika    (Allah

Gerakan 1 : kedua tangan di tepuk ke lantai di depan lutut.
Gerakan 2 : tangan di tepuk di atas lutut
Gerakan 3 ; kedua tangan di arahkan ke kanan sambil jari di petik (2x)
Gerakan 4 : kedua tangan di arahkan ke kiri sambil jari di petik (2x)
Gerakan 5 Genap : posisi setengah berdiri dengan tangan kiri di depan, tangan kanan kebelakang serta pandangan diarahkan ke kawan disamping kanan.
Gerakan 5 Ganjil : posisi duduk dan menunduk dengan tangan kanan di depan, tangan kiri dibelakang serta pandangan diarahkan ke kawan di samping kiri.
Gerakan 6 Genap : mengikuti gerakan 5 ganjil.
Gerakan 6 Ganjil : mengikuti gerakan 5 genap.
Selanjutnya semuanya kembali ke gerakan 1 dan diulangi sebanyak 4 kali.


Minggu, 20 November 2011

Konsistensi melahirkan eksistensi


Bumi berputar pada porosnya. Itulah fenomena natural yang tak terbantahkan serta banyak hikmah yang dapat dipetik atas kejadian yang terjadi di permukaan bumi itu sendiri. Keniscayaan bahwa suatu keadaan bisa berada pada puncak kesuksesan pula dilain waktu akan datang masa pancaroba yang berkepanjangan yang terkadang dapat menghasilkan bibit unggul dan membawa keadaan kembali berada di atas awan.
Jika kita gambarkan pada sebuah perputaran roda, mungkin banyak yang berargumen bahwa Negara Amerika lah yang sedang berada pada posisi teratas. Namun posisi tersebut lambat laun sedang menukik ke bawah seiring dengan kekuatan ekonomi yang melemah, potensi sumber daya manusia yang menipis dikarenakan pemuda di amerika tidak popular untuk menikah, mereka lebih senang hura-hura menikmati masa mudanya dengan segala kebebasan. Jadi jangan heran jika melihat remaja-remaja disana melakukan hubungan layaknya suami istri padahal belum terikat janji suci, atau bahkan bercium mesra di depan umum, jika anda kepergok melihat kelakuan tersebut dan melihat keheranan atas perbuatan mereka, mereka akan kembali menatap anda dan bertanya “apa yang anda lihat..?? kalau anda ingin, buat sendiri jangan menggangu orang lain..!! (kisah nyata). Akibat dari krisisnya bibit-bibit baru maka diperkirakan beberapa puluh tahun kedepan yang tersisa di amerika, eropa serta Australia hanyalah orang tua renta. Hal ini juga yang saya amati langsung di Jepang.
Para pakar memprediksikan bahwa kedepan yang akan menjadi Negara adikuasa adalah Cina. Banyak calon P.hD asal Negara komunis ini sekarang berada dan menimba ilmu di MIT, oxford, Harvard dan universitas-universitas terbaik dunia lainnya. Tak kurang juga stok doctor dan enginer yang sudah berada di Cina dan mengembangkan negaranya, terutama segi teknologi. Lihat saja sekarang produk teknologi sudah di dominasi oleh barang “made in China”. Contohnya iphone yang tersaingi oleh htc dengan androidnya, walaupun pabrikannya berada di Taiwan (Cina Taipei). Sekarang sedang berlangsung pemilu di Taiwan yang dimana salah satu kandidat presidennya memiliki visi-misi untuk kembali merapat ke Cina.

Kamis, 17 November 2011

Syair Likok Pulo


Hai aneuk nyoe
Lahem hai adoe e………. Salamu’alaikum     (Allah)
Lahem hai adoe e………. Jame baro trok      (Allah)
Lahem hai adoe e………. Tamong jak piyoh (Allah)
Lahem hai adoe e………. Duek ateuh tika    (Allah


Sen hai bak kusen
‘Oh lheuh nyoe han le loen tem
Lahee lah kusen lah
Bak gura si hem hai bak kusen
# Bukon le saying loen kalon-kalon pade
   Jipot angen glee rubah meutimpa
   Badan loen pijuet meutamah-tamah kuneng
   Lawet loen meu’en bak peh-peh dada


Hem mala-mala
Deungo-deungo loen kisah saboh habaran
Hem mala-mala
Bayeun-bayeun teureubang jidong cong jeumpa


Salu’ala Muhammadin
Salu’ala mufarsalin
Sahar nabi sahar nabi
Sahar nabi wamursalin
Allah ya Allah


Jinoe loen kisah Hasan ngoen Husen
Yang puteh licen asoe syuruga
Hasan ngoen Husen cuco di Nabi
Aneuh Tuan Siti Fatimah Zuhra


Hai jut majuet jikurok-kurok gunong
Jikeumeutamong u dalam donya
Uroe jikurok malam-malam di sebe
Malaikat the geu yue dho teuma


Rabu, 16 November 2011

Syair-syair Rapa-i Geleng


Ø  Ragam 1 (Jalan masuk) 
Salallahhurabbuna ‘alanuril’alamin
Muhammadin lilmustafa, saidilmursalin
Wa’alaalihiwashahbihi ‘ajma’in

Ø  Ragam 2
Salatullah, salamullah
Alathaha Rasulillah
Salatullah, salamullah
Alayasir Habibillah

Ø  Ragam 3 (Saleum)
Saleum as saleum(3x) mu’alaikum
Warahma warahmatullah
Jaroe du jaroe duablah
Ateuh je ateuh jeumala
Saleum ka saleum(3x) kamoe brie
Beugot neu beugot neu sambot
Meubek neu, meubek neu brie rheut
U luwa tikaa, u luwa tikaa…

Ø  Ragam 4 (Ie laot likok pulo)
Ie laot arun meupulo
Peuraho woe sigoe duwa
Beutajak u lua nanggroe
Beuta thei droe bek gadoeh ingat

Kamis, 10 November 2011

Ayah..


Ini adalah salah satu penggalan cerita dari pemateri luar biasa pada saat pelatihan Forum Indonesia Muda (FIM) angkatan 11. Cerita ini sangat menggugah serta mengundang isak tangis para pendengar saat itu, padahal sebelumnya semua pendengar fokus dan tidak menerka ending dari kisah tersebut sangat menyentuh hati yang paling dalam, sehingga meledaklah ekspresi dan mengalirlah air mata. Sengaja saya tuliskan disini agar selalu terpatri di dalam sanubari dan tausiah diri, semoga pembaca dapat mengambil hikmahnya serta menjadikan catatan pribadi dan kalau boleh di sebar ke berbagai insan lainnya. Semoga bermanfaat.

            Suatu sore yang kering dan hening seorang pimpinan perusahaan terkenal merasakan suasana hatinya yang begitu hambar. Tak tahu apa yang dikerjakan agar suasana hatinya berubah. Dan ia mulai menerka apakah ini yang dimaksud dengan kekerasan hati, kekosongan jiwa serta mati rasa, padahal ia dulu berada pada ekonomi yang sangat rendah, di posisi yang di olok-olokan oleh sekitarnya. Dan sekarang ia kaya-raya dengan mobil beserta penjaga dan rumah yang nyaman dan ia mulai merenung.
            Memang dulu ia seorang Office Boy yang mengantarkan minuman, makanan serta keperluan lainnya kepada pegawai di kantor tersebut. Bekerja bak pembantu diperusahaan tersebut tak membuat semangatnya untuk terus belajar dan mengambil manfaat dari setiap kegiatan yang dilaluinya, mulailah pemuda yang hanya lulus SMA ini beraksi. Jika ada seminar atau pelatihan yang diadakan di perusahaan tersebut ia berdiri di samping pintu masuk dan mencuri-curi dengar terhadap materi yang diberikan dan mencatatnya, ketika pintu terbuka maka dengan sigap ia menoleh dan mendengar dengan lebih jelas hingga pada saat bossnya melihat ia dipersilahkan masuk dan duduk manis di kursi paling akhir.
            Tak cukup dengan itu, jika ada kesempatan disela-sela kerja sebagai OB, ia melihat kepada karyawan yang pekerjaannya paling banyak dan mendekati karyawan tersebut seraya berkata “apa yang bisa saya bantu..??” spontan sang karyawan terkejut dan memberikan sebagian tugasnya kepada pemuda tersebut.

Minggu, 06 November 2011

Kunang-kunang di zamrud khatulistiwa

Sebelum saya menggoreskan lebih banyak kata-kata serta cerita tentang pelatihan Forum Indonesia Muda, terlebih dahulu saya ingin mempertegas bahwa baru kali ini saya mengikuti forum nasional yang menghimpun pemuda dari seluruh Indonesia dan dari berbagai latar belakang serta ideologi fikiran dan kami merasa seperti satu keluarga besar yang mempunyai arah dan tujuan yang sama, untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Biasanya jika mahasiswa bertemu di forum nasional pasti beradu argument, saling debat pendapat dan yang paling parah tuan rumah yang mengadakan acara tersebut menjadi pihak yang dirugikan karena ulah para peserta undangan kegiatan yang banyak permintaan. Tapi sangat berbeda dengan FIM, seperti yang kita baca pada testimoni para alumni, forum ini menawarkan hubungan kekerabatan dan persahabatan, dimana mahasiswa dari seluruh penjuru bisa mengenal, bertukar fikiran, bekerja sama serta saling berbagi. Dan karena pesertanya berasal dari berbagai daerah tentunya layaknya sebuah keluarga besar, jika satu anggota keluarga berkunjung ke berbagai kota di Indonesia ia dapat menginap di rumah keluarganya, misalnya anak aceh yang berkunjung ke bandung, ia dapat menginap di rumah teman alumni FIM lainya yang berada di kota tersebut, dan hal itu sudah saya lakukan.. (hehe ketahuan yak.. maklum masih mahasiswa).
            Baik, mari kita mulai dengan kenapa saya ikut mendaftar di kegiatan ini. Ketika suntuk menghadang, minim kompetisi dan perasaan puncak ingin naik pesawat lagi dan diperparah dengan kawan seangkatan yang mengikuti banyak lomba dan berangkat ke luar daerah, disaat itulah bergejolak perasaan untuk berjuang keras ikut kompetisi yang membawa diri ini ke ibukota. Dan tersebutlah nama saya diantara 130 peserta lainnya yang lolos untuk mengikuti pelatihan FIM.

Sabtu, 05 November 2011

Untukmu yang selalu kurindu


Untukmu yang selalu ku rindu…
sosok yang tersisa dalam memoriku,
akulah pengagum setiamu,
yang tak bosan membaca biografimu,

Abiii…
Kata yang ingin ku ucap di pagi hari,
Sebutan untuk seorang panutan dalam keluarga ini,
Yang memberikan perhatian ketika ku lahir,
Yang menjadi kata dalam doa di siang dan malam hari,

Kemarahanmu adalah jiwaku
Petuahmu adalah jalan lurusku
Kau adalah ilham dalam hidupku
Kau adalah pembimbing spiritualku
Jika mungkin ku terlahir kembali
Ku ingin kau jadi ayahku lagi.

Dan aku bangga menyisipkan namamu di balik namaku,
Agar mereka tahu, aku akan mengikuti jejakmu
Dan sebagai cambuk bagiku agar selalu menjaga nama baikmu,